Reuni Akbar BDN Indonesia Diundur 2020 Karena Berbagai Pertimbangan


Bandung- Bharaduta D'Pandiga Nusantara (BDN) Indonesia menggelar rapat pengurus dipimpin Ketua Umum Bripka Salim pada Sabtu (20/1/18) malam. Rapat dilangsungkan di Kampung Legok Hotel diikuti perwakilan perwakilan Polda Metro,  DIY,  Jabar, dan Banten.

Didampingi Wakil Ketua Umum satu Bripka Jaka, rapat membahas berbagai program kerja BDN Indonesia. Dari rapat itu menghasilkan beberapa kesepakatan di antaranya "Acara Reuni Akbar Nasional diundur di Tahun 2020 minggu ke 3/4 karena berbagai pertimbangan.

Berbagai pertimbangan itu di antaranya:
A). Pesta Politik Pikada Serentak di Tahun 2018 dan Sea Games Jakarta Palembang dan Wilayah Jabar. 
B). Pilpres Di Tahun 2019
C).  Atensi Kapolri melalui Asops dan SDM untuk TA.  2018 s.d 2019 cuti untuk anggota ditiadakan berkaitan pilkada serentak,  SEA Games dan Pilpres. 
D). Animo peserta kurang maksimal berkaitan kegiatan tersebut.


Diharapkan di tahun 2020 dengan persiapan yang matang acara reuni akbar nasional bisa terlaksana sesuai planing yg direncanakan dan bisa sukses dengan animo peserta yg sesuai dengan data BDN se Nusantara.

Keputusan lain dalam rapat adalah untuk segera mengefisiensi Struktur Pengurus Pusat menjadi lebih maksimal dalam penjabaran tugas dan tanggung jawab masing-masing pengurus pusat, daerah dan wilayah yang kemudian diaplikasikan dalam kegiatan BDN.

Menyepakati untuk kas masing2 Polda sebesar kisaran 100 s.d 200 yg akan digunakan untuk
A). Dana Duka untuk suami istri dan anak sebesar 500 rb. 
B). Dana Kesehatan untuk aanggota sebesar 500 rb devinisi sakit type A.

Memaksimalkan peran pengurus Daerah untuk menyampaikan informasi berkaitan dengan anggota BDN se Nusantara (maksimalkan tugas Humas).

Membentuk Tim Sus IT untuk memberikan kemudahan dalam mengakses segala sesuatu yang berkaitan dengan BDN.

Untuk pengumpulan iuran reuni akbar yang per Polda tetap dikompulir dan dihimpun ke Bendahara Umum Bripka Via sesuai kesepakatan saat munas.

Untuk masing-masing Polda Jajaran untuk segera mengkonfirmasi pembuatan Akta Notaris Cabang Masing2 polda untuk ketetapan dasar hukum BDN di masing-masing Polda dan untuk memaksimalkan kegiatan BDN di masing-masing Polda.

Agar masing-masing Pengurus BDN Polda memaksimalkan Yayasan BDN Indonesia untuk azaz manfaat dan kekeluargaan untuk kepentingan bersama.

Demikian Laporan hasil Rapat pengurus dan perwakilan Polda prihal acara reuni akbar BDN Indonesia.

KETUA UMUM BDN INDONESIA

SALIM SAPUTRA

Belum ada Komentar untuk "Reuni Akbar BDN Indonesia Diundur 2020 Karena Berbagai Pertimbangan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel